RSS

SEBATAS MAGHRIB…

12 Jul

Rabu, 11 juli 2012 tepat hari terakhir saya mengikuti kegiatan jambore di Pasaman timur,lebih tepatnya di bendungan panti rao. Kegiatan program sekali setahun (yang sama saja menurut saya setiap tahunnya) ini dilaksanakan selama 3 hari… mirip2 kemping, dengan lokasi yang luar biasa alami dan nyaman.

Banyakย  cerita menarik yang ingin saya bekukan dalam bentuk tulisan, karna memang 3 hari ini penuh dengan ibrah yang bermanfaat. Akan tetapi dari sekian banyak cerita yang “akan” saya tulis, ada 2 kisah yang hanya akan menjadi konsumsi pribadi dan tidak dapat dibagikan kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat eropa pada khususnya.. ๐Ÿ˜€ (pria tampan only….) hehe,,karna sangat222222222 berkesan…

oke, saya mulai saja dariย  hari terakhir menjelang ceremonial penutupan acara. Maghrib.

Mushalla yang kami gunakan disini cukup kecil, maksimal tampungan jema’ah laki2 hanya 3 shaf sehingga yang telat datang mesti antri untuk shalat. termasuk untuk berwudu’, yang telat belakangan…

dariย  beberapa kali “supervisi” ke mushalla ini, sangat kontras bahwa masyarakat asli yang meramaikan mushalla ini adalah orang tua.

yang muda2 dan remaja nya…??? entahlah, mungkin semua pergi merantauย  keluar daerah.

bapak dan ibu2 disini sangat baik, sangat murah senyum dan mudah tegur sapa sehingga ketika sampai disini, prsoses berbaur dan bergurau menjadi sangat cepat. 3 hari shalat bersama menambah keakraban menjadi semakin erat. sampai hari terakhir ini, ketika shalat maghrib.

saya tidak mau kena macet saat berwudu’, sehingga untuk berwudu’ saya pakai bording pass (istilah sumbarang kanai) dengan datang lebih dulu ke lokasi terjadinya perkara…

wajah polos nan imut kembali terasa segar setelah dibasuh air jernih sehingga senyum mempesona saya menerangi hari yang mulai beranjak gelap… TRING…!!! senyum pepsodent tertoreh dengan mata tersipit sipit…

di mushalla beberapa orang telah lebih dahulu datang, sebagian saling berbincang menunggu waktu masuk. tepat jam setengah tujuh kurang sang Mu’azin mengumandangkan azan dengan syahdu.. merdu sekali.

Indonesian idol kalah jauuuuuuuuuhhhhhh….

diiringi iqamah hingga selesai jama’ah mulai berdiri menyusun shaf. anehnya, setelah shaf lurus dan rapat tidak seorangpun yang maju untuk memimpin menjadi imam. maka para bapak mulai saling merekomendasikan BALON MAM…(bakal calon imam). tapi masng2nya malah saling mempersilahkan saudaranya yang lain untuk memimpin para makmum. masyarakat setempat meminta peserta pendatang yang memimpin, sedangkan para pendatang juga mempersilahkan masyarakat disini yang mengimami shalat. Akhirnya setelah beberapa lama saling “tulak ansua”, para ibuk2 pun turun tangan.. ๐Ÿ˜€ mereka meminta salah seorang pendatang memimpin shalat.

“untuak kenang2an pak, kini terakir lainyo..bisuak apak2 pai lai..ndak sobok2 jo kami lai do”… ucap sang ibuk.

kontan jamaah tertawa renyah.

tawa yang penuh keakraban dan diselipi rasa sedih di hati paling dalam karna akan berpisah.

maka majulah seorang bapak yang biasa dipanggil buya oleh masyarakat dan pendatang untuk mengimami shalat.

tenang dan nyaman beliau memimpin shalat dengan tartil dan tajwid yang “sumantap”(subana mantap) sehingga shalat kali itu terasa sangat nikmat.

diakhir shalatpun jemaah bersama membaca zikir… LUAR BIASA lah pokoknya.. ๐Ÿ™‚

……

sejenak di perjalanan kembali ke tenda saya merenung, mereka yang menolak untuk memimpin shalat tentulah sangat mengerti betapa menjadi imam adalah amanah yang sangat berat. sehingga ketakutan untuk tidak mampu menjalankan amanah membuat mereka mempersilahkan rekannya untuk maju memimpin.

renungan saya terus berlanjut…

kesadaran akan beratnya amanah seorang pemimpin ini menjadi sangat penting dimiliki oleh setiap pria. sehingga ketika ia tahu bahwa memimpin itu adalah amanah yang harus dipertaggung jawabkan dihadapan RABB kelak, tentunya persiapan untuk memimpin haruslah matang, tidak asal2an… karna yang dipimpin adalah benar2 sebuah tanggung jawab (bukan dia nanggung saya yang jawab)

….

apalagi untuk negara ini, mempersilahkan untuk memimpin menjadi sangat langka..karna posisi pemimpin masih sebatas lambung, bukan hati..

semoga kita menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik, dengan berlandaskan niat karna ALLAH SWT…

dimaghrib kisah ini terjadi, menjelang maghrib tulisan ini saya akhiri…

Iklan
 
15 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 12, 2012 in Goresan pena

 

15 responses to “SEBATAS MAGHRIB…

  1. rangtalu

    Juli 12, 2012 at 10:46 pm

    hhehe.. ambo nio mandanga ada 2 kisah yang hanya akan menjadi konsumsi pribadi tu se nyoh.. ma nyoh…. ๐Ÿ™‚

     
    • kakmarde

      Juli 13, 2012 at 2:02 am

      agak barek permintaan ko ma ad…
      ๐Ÿ˜€ paralu SIM ambo lu…

       
      • rangtalu

        Juli 13, 2012 at 2:17 am

        heheh
        awak tau mah, klo bujang2 ko carito pribadinyo pasti masalah itu tu.. apo juo lai, he

         
      • kakmarde

        Juli 13, 2012 at 3:00 am

        hahaha…
        asailah,efek lamo mambujang antum ko ma… ๐Ÿ˜€

         
      • rangtalu

        Juli 13, 2012 at 3:07 am

        hehehehe

         
    • Aadrean

      Juli 19, 2012 at 3:40 am

      Kalau masalah bujang-mambujang, sapartai wak mah.

      Ending caritonyo mantap!

       
      • kakmarde

        Juli 19, 2012 at 3:54 am

        jan lamo na saprtai akh…
        buek partai surang2 lo wak lai ba a nyo… ๐Ÿ˜€

         
      • Aadrean

        Juli 19, 2012 at 4:00 am

        Doa kan segera, InsyaAllah…..

         
      • kakmarde

        Juli 19, 2012 at 4:21 am

        amin..insyaAllAH… ๐Ÿ™‚

         
      • rangtalu

        Juli 19, 2012 at 5:21 am

        happy ending ๐Ÿ™‚

         
      • kakmarde

        Juli 19, 2012 at 7:59 am

        husnul khatimah.. ๐Ÿ™‚

         
  2. mbakran

    Juli 13, 2012 at 3:39 am

    tulisan ini, mungkin hanya bisa dimengerti beberapa orang saja ( karna sebagian menggunakan bahasa daerah)…
    tapi, tulisan ini bisa sebagai media pembelajaran bagi kawan2 yg belum terbiasa menggunakan bahasa minang…selain itu carito nyo lawak, menghibur, dan menghargai bahasa sendiri khususnya bahasa minang….( nani mendukung penggunaan bahasa minang dan bahasa daerah lainnya di Indonesia)….

     
    • kakmarde

      Juli 13, 2012 at 3:47 am

      makasi banyak atas kunjungannya mbakran…
      salam kenal,..
      hmm…lawak yo…
      ๐Ÿ˜€
      talenta saya disisi lain mungkin ya… ๐Ÿ˜€

       
  3. yudhakids (@yudha_kids)

    Juli 13, 2012 at 3:34 pm

    padiah dan sabana padiah….

     
    • kakmarde

      Juli 14, 2012 at 6:31 am

      padiah lo pado nan padiah lai yud… ๐Ÿ˜€

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: